Hidup yang Terlihat Sibuk, Tapi Tidak Bergerak

 

Tentang aktivitas yang banyak, tapi arah yang tidak jelas


“Kita terlihat produktif, padahal hanya sibuk.”


Ada satu ilusi yang sering kita percaya: selama kita sibuk, berarti kita sedang maju.

Padahal belum tentu.

Banyak dari kita menjalani hari dengan penuh aktivitas—kerja, nongkrong, scrolling, belanja, dan berbagai hal lainnya. Tapi di akhir bulan, rasanya tetap sama. Tidak ada perubahan signifikan. Tidak ada kemajuan yang terasa.

Seolah-olah kita bergerak… tapi di tempat yang sama.


Kesibukan yang Menipu

Kesibukan sering memberi ilusi bahwa kita sedang melakukan sesuatu yang berarti. Padahal tidak semua aktivitas membawa kita lebih dekat ke tujuan.

Ada aktivitas yang hanya mengisi waktu.
Ada juga yang benar-benar membangun.

Masalahnya, kita jarang membedakan keduanya.


Konsumsi sebagai Aktivitas, Bukan Kebutuhan


Ketika kita tidak tahu harus melakukan apa, kita cenderung kembali ke hal yang paling mudah—konsumsi. Buka aplikasi, lihat-lihat, dan akhirnya membeli sesuatu.

Bukan karena perlu.

Tapi karena tidak ada arah lain.


Refleksi

Kesibukan tanpa arah tidak akan membawa kita ke mana-mana.

Dan mungkin, yang kita butuhkan bukan lebih banyak aktivitas… tapi lebih banyak kejelasan.


Penutup

Karena pada akhirnya—

apakah kita benar-benar bergerak maju, atau hanya sibuk agar tidak merasa diam?



Stevhen Tjiontara





Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup Tanpa Beban Bersama Teman, Lupakan Masa Depan

Lebih Takut Kurang Gaul atau Kurang Saldo? Sebuah Kejujuran Pahit.

Hidup Sekarang, Pusing Belakangan: Antara Terlihat Cukup dan Benar-Benar Cukup